Punya Pertanyaan?

Edit Template

Teknik Bikin Latar Belakang Artikel Ilmiah

admin harie

Writer & Blogger

Dalam dunia akademik, latar belakang bukan sekadar pembuka formal, melainkan “pintu utama” yang menentukan apakah pembaca—termasuk reviewer—akan tertarik melanjutkan membaca atau tidak. Banyak penulis pemula menganggap bagian ini hanya rangkuman masalah, padahal fungsinya jauh lebih strategis. Latar belakang yang kuat mampu menunjukkan urgensi penelitian, relevansi topik, serta celah keilmuan yang ingin diisi.

Sayangnya, masih banyak artikel ilmiah yang gagal meyakinkan sejak paragraf awal. Penyebabnya beragam: terlalu umum, bertele-tele, atau tidak fokus pada masalah inti. Padahal, pembaca jurnal menginginkan kejelasan sejak awal: mengapa topik ini penting, apa yang sudah diteliti, dan apa yang belum terjawab. Jika tiga hal ini tidak tersampaikan, peluang naskah untuk lolos seleksi akan semakin kecil.

Tulisan ini akan membahas teknik praktis menyusun latar belakang artikel ilmiah yang tajam, sistematis, dan mudah dipahami. Dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa mengubah bagian latar belakang menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian editor dan reviewer sejak paragraf pertama.

1. Mulai dari Konteks Umum ke Masalah Spesifik

Teknik pertama adalah menggunakan pola corong terbalik (funnel approach). Mulailah dari gambaran umum yang relevan dengan bidang penelitian Anda, kemudian perlahan mengerucut ke masalah yang lebih spesifik. Misalnya, jika meneliti pembelajaran daring, awali dengan fenomena global tentang digitalisasi pendidikan sebelum masuk ke konteks lokal.

Pendekatan ini membantu pembaca memahami “peta besar” sebelum masuk ke detail. Dengan begitu, mereka tidak merasa tersesat atau kebingungan sejak awal. Konteks umum juga menunjukkan bahwa penelitian Anda tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari diskursus yang lebih luas.

Namun, jangan terlalu lama berada di tahap umum. Idealnya, dua hingga tiga paragraf awal sudah cukup untuk membawa pembaca menuju isu inti. Setelah itu, fokuslah pada masalah yang benar-benar menjadi pusat penelitian Anda.

2. Tunjukkan Masalah Nyata yang Perlu Dipecahkan

Latar belakang yang baik selalu berangkat dari masalah konkret. Masalah ini bisa berupa kesenjangan teori, hasil penelitian yang saling bertentangan, atau fenomena empiris yang belum terjelaskan. Semakin nyata dan relevan masalah tersebut, semakin kuat daya tarik latar belakang Anda.

Gunakan data, temuan penelitian sebelumnya, atau laporan resmi sebagai penguat. Tidak perlu terlalu banyak, cukup beberapa rujukan yang menunjukkan bahwa masalah ini memang penting dan layak diteliti. Hindari pernyataan normatif tanpa dasar yang jelas.

Dengan menonjolkan masalah, Anda membantu pembaca memahami urgensi penelitian. Mereka akan melihat bahwa studi Anda bukan sekadar “mengulang yang sudah ada”, melainkan menawarkan solusi atau perspektif baru.

3. Perlihatkan Celah Penelitian (Research Gap)

Setelah masalah teridentifikasi, langkah berikutnya adalah menunjukkan celah penelitian. Di sinilah Anda menjelaskan apa yang sudah diteliti oleh peneliti sebelumnya dan apa yang belum mereka sentuh. Research gap adalah jantung dari latar belakang, karena menjadi alasan utama mengapa penelitian Anda perlu dilakukan.

Sajikan ringkasan singkat dari beberapa studi terkait, lalu bandingkan temuan mereka. Apakah ada variabel yang belum dikaji? Apakah konteks penelitiannya berbeda? Atau apakah hasilnya masih belum konsisten? Dari sinilah celah penelitian akan terlihat.

Dengan menampilkan research gap secara jelas, Anda memberi sinyal kepada reviewer bahwa penelitian ini memiliki kontribusi ilmiah. Bukan sekadar mengulang, tetapi melengkapi, mengkritisi, atau memperluas kajian yang sudah ada.

4. Akhiri dengan Tujuan yang Tegas dan Relevan

Bagian akhir latar belakang sebaiknya mengarah pada tujuan penelitian. Setelah pembaca memahami konteks, masalah, dan celah penelitian, kini saatnya Anda menyatakan secara tegas apa yang ingin dicapai. Tujuan ini harus selaras dengan masalah yang telah dijelaskan sebelumnya.

Gunakan kalimat yang lugas dan tidak bertele-tele. Hindari tujuan yang terlalu umum atau ambigu. Semakin spesifik tujuan Anda, semakin jelas pula kontribusi yang ingin diberikan oleh penelitian tersebut.

Penutup latar belakang yang kuat akan membuat pembaca merasa “klik”: semua bagian sebelumnya terasa menyatu dan logis. Di titik inilah mereka siap masuk ke bagian metodologi dengan pemahaman yang utuh.

Mengapa Teknik Ini Penting untuk Publikasi?

Jurnal bereputasi menerima ratusan naskah setiap bulan. Salah satu penilaian awal yang dilakukan editor adalah kualitas latar belakang. Jika sejak awal sudah tampak lemah, besar kemungkinan naskah akan langsung ditolak tanpa dibaca lebih jauh.

Dengan menerapkan teknik di atas, Anda meningkatkan peluang naskah untuk lolos tahap awal. Latar belakang yang sistematis, tajam, dan berbasis data menunjukkan bahwa Anda memahami masalah dan posisi penelitian dalam peta keilmuan.

Lebih dari itu, latar belakang yang baik juga memudahkan reviewer menilai kontribusi penelitian. Mereka tidak perlu menebak-nebak apa pentingnya studi Anda, karena semuanya sudah tersaji dengan jelas sejak awal.

Menulis latar belakang artikel ilmiah memang membutuhkan latihan dan ketelitian. Namun, dengan teknik yang tepat, proses ini bisa menjadi lebih terarah dan menyenangkan. Jika Anda ingin memastikan naskah Anda siap bersaing di jurnal bereputasi, PT Dinamika Intuisi siap menjadi mitra publikasi Anda. Dari penyuntingan hingga pendampingan submit, kami membantu Anda melangkah lebih dekat menuju publikasi impian.

Bagikan

Related Post

  • All Posts
  • ! Без рубрики
  • a16z generative ai
  • adobe generative ai 3
  • Blog
  • Casperbets Casino
  • News
  • Post
  • seriöse casinos
  • Twinqo Casino

Tinggalkan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

  • All Posts
  • ! Без рубрики
  • a16z generative ai
  • adobe generative ai 3
  • Blog
  • Casperbets Casino
  • News
  • Post
  • seriöse casinos
  • Twinqo Casino

PT Dinamika Intuisi adalah penerbit jurnal ilmiah yang menjadi mitra strategis bagi peneliti, akademisi, dan praktisi dalam mempublikasikan riset berkualitas secara kredibel dan terbuka.

Layanan

SINTA 2-5

Copernicus

Trunitin

Mendeley

© 2025 Created with  Webcare Indonesia