Butuh penerbit jurnal terpercaya? Pelajari 9 tips praktis memilih jurnal terindeks SINTA dan internasional, cara cek predatory journal, dan kata kunci terbaik untuk publikasi ilmiah.
Publikasi di jurnal yang salah bisa merusak reputasi penelitian dan membuang waktu serta biaya. Di Indonesia banyak pilihan — dari jurnal terakreditasi SINTA hingga jurnal internasional bereputasi — sehingga peneliti harus berhati-hati. Berikut panduan praktis agar Anda memilih penerbit jurnal terpercaya dan menghindari jebakan jurnal predator.
1. Pastikan jurnal atau penerbit terdaftar di SINTA (untuk jurnal nasional)
Langkah paling cepat: cek portal resmi SINTA untuk memastikan jurnal terindeks dan mengetahui peringkat akreditasinya (Sinta 1–6). Jurnal yang tercatat di SINTA biasanya memenuhi standar dasar metadata, keteraturan terbit, dan transparansi redaksional—meskipun tetap perlu pemeriksaan lanjutan.
2. Baca tujuan dan cakupan jurnal — cocokkan dengan naskah Anda
Jangan pilih jurnal hanya karena cepat terbit. Pastikan scope jurnal relevan dengan topik dan audiens penelitian Anda. Lihat edisi-edisi terakhir: apakah jenis artikel dan metodologi serupa dengan naskah Anda? Ini meningkatkan peluang diterima dan pembaca yang tepat.
3. Periksa proses peer-review dan kebijakan editorial
Penerbit terpercaya mencantumkan jelas proses peer review (single/blind/double), waktu rata-rata review, serta kebijakan etika (mis. plagiasi, konflik kepentingan, authorship). Jika situs jurnal tidak menyebutkan proses review jelas, itu tanda waspada. Sumber internasional menyarankan menjadikan transparansi peer review sebagai kriteria penting saat memilih jurnal.
4. Cek editorial board dan afiliasi institusi
Editorial board yang jelas (nama lengkap, afiliasi, contact) menunjukkan kredibilitas. Periksa apakah anggota editorial benar-benar ahli di bidangnya (cari profil di laman institusi atau Google Scholar). Hati-hati bila daftar editor tampak palsu atau tidak bisa diverifikasi.
5. Periksa indeksasi internasional dan open-access (jika relevan)
Indeksasi di database bereputasi (Scopus, Web of Science, DOAJ untuk OA) menambah kredibilitas. Untuk jurnal open access, DOAJ memiliki kriteria penerimaan yang ketat — jurnal yang terdaftar di DOAJ biasanya mengikuti praktik publikasi yang baik.
6. Waspadai tanda jurnal predator
Ciri-ciri jurnal predator: janji terbit sangat cepat tanpa review, biaya publikasi tidak transparan atau berlebihan, editor/editorial board tidak jelas, dan agresif mengirimkan email undangan. Gunakan daftar hitam terpercaya (mis. arsip Beall’s list dan daftar lokal yang dikeluarkan perguruan tinggi) sebagai pemeriksaan awal—tetapi jangan bergantung hanya pada satu daftar.
7. Periksa riwayat publikasi: kualitas artikel sebelumnya
Buka 6–12 artikel terakhir. Perhatikan kualitas referensi, metodologi, dan bahasa. Jurnal yang konsisten menerbitkan artikel berkualitas menunjukkan proses editorial yang ketat.
8. Pertimbangkan waktu terbit, biaya, dan layanan tambahan
Bandingkan rata-rata waktu dari submit → review → terbit. Pastikan biaya (APC) jelas tertulis di situs. Layanan tambahan seperti bantuan editing bahasa boleh berguna, tetapi hindari penerbit yang menjanjikan “garansi terima” setelah bayar.
9. Minta rekomendasi rekan dan pembimbing
Pengalaman kolega dan pembimbing sering jadi penentu terbaik — mereka tahu jurnal mana yang fair dan mana yang bermasalah. Juga cek apakah jurnal sering dikutip oleh peneliti di bidang Anda.
Ringkasan checklist cepat (cek sebelum submit)
- Editorial board dapat diverifikasi.
- Biaya publikasi transparan.
- Riwayat terbit konsisten (tidak lompat-lompat).
- Terdaftar di SINTA (untuk jurnal nasional) atau indeks internasional.
- Proses peer review jelas dan terdokumentasi.
- Tidak ada indikasi jurnal predator (janji terbit kilat, undangan massal, nama editor palsu). Untuk daftar jurnal predator Anda bisa memeriksanya di sini.
CTA (call to action)
Sebelum submit, buatlah daftar 3 jurnal calon: cocokkan scope, cek SINTA/DOAJ/Scopus, lalu tanyakan pendapat pembimbing. Jika mau, kirim URL jurnal ke kami dan saya bantu analisis singkat (cek peer review, editorial board, indeksasi).










